11.11 pm
6 Mei 2012
Malam sunyi ini penuh inspirasi, ku tuliskan hari yang di kemudian hari akan menjadi catatan sejarah ku.
Ku mulai dari awal aku membuka mata di pagi yang penuh nikmat tadi, hari ini tadi saya mendapat kabar bahwa ayah dari sahabat ku meninggal dunia,
But u’re really a strong girl, dear ! chayo !
Kemudian saya melanjutkan agenda berikutnya, yaitu temu nasional pengurus nano club Indonesia.
yup, saya naik motor dari Solo menuju jogya, yeah, by my self. 
then, kita menuju tempat rapat, yaitu di warung pasta jogja (Dixie). Tempatnya nyaman, sekedar info aja, masakannya juga enak, pasta, Japanese food,
terletak di jalan Gejayan, dekat daerah UNY.
kemudian di situ kami membahsa tentang nano club diantaranya mengenai silabus program kerja NWI. :D, yap NWI adalah Nano World Indonesia, saat ini terdiri dari beberapa mahasiswa gabungan dari berbagai Universitas di Indonesia, tapi sebenarnya NWI ini terbuka untuk umum. Namun karena sekarang baru tersusun dari mahasiswa, jaddi kesannya kaya organisasi mahasiswa. Padahal NWI terbuka untuk umum . 
silabus tersebut antara lain sebagai berikut :
|
No. |
Bahasan Utama |
Sub-bahasan |
Tujuan |
Bentuk Kegiatan |
|
1. |
Dasar – dasar Nanoteknologi |
1. Pengertian/definisi dan konsep nanoteknologi; 2. Peranan nanoteknologi dalam kehidupan sehari-hari (aplikasi nanoteknologi) |
Mahasiswa mengetahui dasar-dasar dari nanoteknologi dalam rangka untuk menuju nanotechnology-based research. |
Diskusi Internal, Diskusi Publik, Seminar, dan Diskusi Ringan dengan pakar/dosen |
|
2. |
Metode dalam Ber-Nanoteknologi |
1. Konsep Top Down dan Bottom Up; 2. Cara Kerja dari Metode Top Down dan Bottom Up; 3. |
Mahasiswa mengetahui dan memahami cara untuk memasuki “Dunia Nano” |
Diskusi Internal, Diskusi Publik, Seminar, dan Diskusi Ringan dengan pakar/dosen |
|
3. |
Produk Nano |
1. Beragam jenis dan rupa dari nano-based products; 2. Prinsip aplikasi nanoteknologi dalam produk – produk nano; |
Mahasiswa dapat mengetahui dan memahami beragam produk – produk yang sudah menggunakan nanoteknologi, baik dari segi prosesnya hingga packaging-nya; |
Kunjungan ke industri atau pabrik, Diskusi Internal, Diskusi Publik, Seminar, dan Diskusi Ringan dengan pakar/dosen |
|
4. |
Instrumen Nanoteknologi |
|
Mahasiswa dapat mengetahui dan memahami beragam instrumen – instrument pendukung penelitian di bidang nanoteknologi beserta perbedaan dan persamaannya; juga kelebihan dan kekurangan masing-masing instrumen tersebut. |
Kunjungan ke Laboratorium, baik yang ada di universitas maupun lembaga-lembaga penelitian seperti LIPI, LAPAN, BATAN, dan lainnya; Diskusi Internal, Seminar, Workshop maupun Sarasehan. |
Ayap, usai membahas silabus dan bertukar pikiran mengenai nano club di masing-masing universitas, kami mengakhiri rapat sore ini. Hujan menurunkan pertandanya, air yang membentuk nada2 harmoni. Aku selalu punya rahasia dengan hujan, oleh sebab itu aku suka hujaaan.
Then, Saya pulang, tapi sebelumnya ngabarin kakak saya yang kerja di Jogja, dan ternyata ia menjemput saya. Then, dengan mobil dan istrinya dia melaju menuntunku ke tempatnya, dan kini aku bermalam di tempatnya.
karena ia bilang bahwa ini terlalu malam kalo aku nekat pulang ke rumah, mending nginep dan balik besok pagi. 
that’s all. 
aku sukaaa berkenalan. Mari berkawaaan 
salam.
Tulisan ini saya tulis ketika saya ingin mengikuti Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional yang diselenggarakan oleh Institut yang tak asing di dengar oleh setiap mahasiswa Indonesia, yah ITS, Institut Sepuluh Nopember. Lomba karya tulis yang diselenggarakan untuk memperingati hari bumi, dari latar belakangnya saja pasti sudah bisa ditebak kalo temanya ga jauh-jauh sama energi, yah energi yang solutif dan ramah lingkungan. Kali itu saya dan kedua teman saya menulis tentang pemanfaatan samapah untuk megurangi penggunaan daya listrik. Diakhir penulisan kami kesulitan menulis abstrak. Then, setelah tanya2 ke papiiiii (kadept HUMAS SIM) muncullah pencerahan baru. Hehehe
Maklumlah, karena saya seorang beginner di dunia tulis menulis. Jadi nulis abstrak aja masih kelabakan nanya kesana kemari, googling ini itu. Hehe
Dan akhirnya sekarang saya tahu, untuk menulis sebuah abstrak berbeda dengan sebuah ringkasan. Abstrak benar2 terbatas dan diberi key word , sementara ringkasan tidak perlu key word, kemudian abstrak bagian atas diberi judul karya tulis. Dibawahnya nama pengarang, dan Universitas atau Institut terkait.
Kemudian baru paragraph isi dari abstrak yang berisi latarbelakang, masalah, batasan masalh, tujuan, gambaran umum karya, kesimpulan. Dan dibagian paling bawah adalah key word. Key word ini berisi tentang kata kunci yang kita gunakan dalam karya.
Secara umum begini gambarannya.
Judul Karya
Oleh : Riana Tri Setyadhani
Nana_nanudz@yahoo.com
Universitas Sebelas Maret
Ini merupakan bagian yang menjelaskan tentang abstrak yang terdiri dari latar belakang, masalah, batasan masalah, tujuan, gambaran umum karya, kesimpulan. Learn by doing memang ternyata benar, kita harus praktek agar kita semakin mengerti. So, let’s try guys ! menulis itu menyenangkan.
Key word : Semangat, berusaha, lakukan.
Oemah Ndeso, April, 8th 2012
08.27 pm
Dulu, ia yang mampu membuat saya benar2 merasa bahagia, ia yang benar-benar mampu membuat saya menangis. Ia yang benar2 membuat saya takut. Merasa bangga karena saya bisa menyelesaikan tantangan soal-soalnya, menangis karena ketika diajari pelajaran matematika aku tidak langsung paham, dan menunggu di bentak-bentak olehnya baru aku mengerti. Dulu, ia yang mengenalkan aku dunia luar. Dulu, aku sering di gendong ke sana kemari, bak gadis kecil berumur 6 tahun, padahal kala itu usia ku belasan tahun, bahkan ketika semester 3 saja, aku masih di gendong olehnya. Dulu, ia yang mengenalkan aku bagaimana cara naik sepeda dengan lancar, ia yang mengenalkan aku bagaimana cara memancing yang menyenangkan. Ia yang mengajari aku menghabiskan waktu untuk bermain dan belajar, ia yang mengajari aku mencari kodok di sawah-sawah pinggir kampung ku. Ia yang mengajari aku mencari bekicot dan mengolahnya menjadi sesuatu yang lezat. Ia yang mengajariku bermain layang-layang di tengah terik di sawah orang. Ia yang mengajariku mencari jangkrik malam-malam di tengah sawah. Ia yang mengajari aku mengendarai sepeda motor hingga aku menabrak ibu ku dan sekeliling rumah, karena aku belajar naik motor di dalam rumah. Ia yang mengajari aku agar berani terjun dari atas sungai hingga basah kuyub. Ia yang mengajari aku berenang hingga saat ini. Ia yang dulu selalu ada di sampingku, selalu ada ketika aku membutuhkan, selalu ada ketika aku merasa ketakutan dan membutuhkan seorang teman. Ia mengajari aku untuk menyelesaikan masalah sesuai keadaan di sekelilingku. Ia menemani aku berlari setiap pagi. Ia mengajari aku bagaimana menendang target dengan benar, ia yang mengajari aku bagaimana split dengan benar. Wah, ia yang mengajari aku melompat pagar SMP agar aku bisa masuk dan belajar basket bersama nya. Ia yang mengajari aku memasukkan bola basket ke dalam ring. Ia yang mengenalkan aku dengan timezone, ia yang mengajak aku ke bukit Jimbung, ia yang memperlihatkan aku bulus Jimbung. Ia yang mengajari aku menyelesaikan soal. Ia yang menggendong aku ke kamar mandi ketika aku sakit. Ia yang menggendong aku ke kamar ketika aku ketiduran di depan tipi. Dulu, ia yang selalu ku tiru cara makannya. Melahap 1 buah biscuit ke dalam mulut sekaligus tanpa menggigit.
Ia yang mengajakku berani bernegosiasi dengan polisi, ia yang memperkenalkan ku dunia luar ! Ia yang mengingatkan ku makan setelah aku sakit, ia yang mendatangi kos ku ketika aku masih SMA untuk mengajak ku makan. Ia yang paham betul seleraku. Ia yang sering membawakan aku coklat dan es krim.
Yah, dia seseorang yang sangat berarti dalam hidupku. Tak cukup jika ku tuliskan semua tentang apa yang telah ia ajarkan kepadaku, tentang betapa berartinya ia dalam hidupku. Yang telah membentuk pribadiku hingga saat ini. My beloved brother, sekarang kita semakin dewasa. Kao mulai beranjak dari rumah dan berkeluarga. Aku tetap gadis kecilmu, Love U so much.
Kita pasti bisa bahagiakan Bapak, Ibu.
Sebelum sampai dipertanyaan mengapa fisika sulit, kebanyakan siswa SMP, SMA jika ditanya pelajaran apa yang paling sulit di sekolah, jawaban secara spontan kebanyakan siswa adalah fisika. Selama ini bagi kebanyakan siswa di kalangan sekolah, pelajaran fisika dianggap sebagai hantu yang menakutkan, serta merupakan pelajaran yang membosankan dan tidak menarik karena didalamnya berisi rumus-rumus yang dirasa sulit. Kurang minatnya siswa terhadap salah satu cabang ilmu pengetahuan ini dikarenakan pandangan turun temurun dari jaman dahulu yang menganggap fisika sebagai potret yang sulit. Pemikiran yang sudah merakyat ini seolah sudah membudaya dan tertanam dalam pikiran siswa, sehingga mereka tersugesti dengan pemikiran bahwa fisika tidak menarik dan sangat sulit. Beberapa menganggap bahwa rumus-rumus itu tidak ada gunanya, menghitung dan membuktikan rumus, memasukkan angka dalam persamaan, hal semacam itu dirasa sangat tidak aplikatif dalam kehidupan sehari-hari, bahkan terkadang siswa tidak menghubungkan dengan keadaan sebenarnya, sehingga menganggap bahwa ilmu fisika yang dipelajari hanyalah omong kosong dan tidak berguna dalam kehidupan nyata.
Tidak bisa dipungkiri bahwa pelajaran fisika adalah salah satu pelajaran yang paling dihindari di sekolah. Keadaan ini sungguh ironis mengingat ilmu fisika adalah continue reading…
Kini tempat buat ngabisin waktu di sini. sebatas numpang koneksi.
ruangan bersih, nyaman, ada kursi, bisa lesehan juga.
Labkom Fisika UNS
Dan adalah waktu yang sering menyadarkan ku bahwa aku sering merugi, bagaimana bisa aku sering kehilangannya, sementara jam tak pernah kehilangan waktunya. Ia selalu berjalan dengan santai, tak perlu berlari untuk meraihnya, sementara aku sering terburu-buru atau bahkan sengaja melambatkan perjalananku.
Entah kerugian macam apa ini, tiap kali aku menyadarinya, namun masih saja ku ulang lagi dan lagi. Ku putuskan untuk berubah, tapi tetap saja menggoda ku untuk ku jalani lagi. Hah. Betapa sesatnya ini.